Kisah ini berawal dari seorang gadis kecil yang cantik, yang memiliki orang tua yang sangat sibuk dengan pekerjaan dan kesibukan-kesibukan lainnya. suatu pagi Ayah dan Ibunya pergi bekerja, mereka pergi bersamaan dengan menggunakan sepeda motor, karena ingin menghindari kemacetan.
Tinggallah sang anak bersama pembantunya dirumah, seperti pembantu-pembantu pada umumnya yang sibuk dan asik dengan pekerjaannya didapur, anak itupun bermain sendiri, kesana kemari dengan riangnya. Bermain ia di halaman dan menemukan sebuah batu taman yang tajam. Digunakannyalah untuk menggambar lukisan-lukisan yang dia sukai diatas sebuah lantai marmer. Tetapi gambar itu tak nampak jelas. Merasa kurang puas ia pun menggambar lukisan-lukisannya dimobil Ayahnya yang terparkir dan berwarna hitam yang baru saja di belinya beberapa bulan yang lalu. Dicoret-coretnya mobil tersebut di gambarnya gambar Ibu dan Ayah dia sesuai dengan imajinasinya.


